Rekomendasi 7 Film Indonesia Untuk Remaja

 Saat ini banyak sekali warga negara Indonesia terutama remaja yang tergila-gila dengan Drama Korea. Padahal di Indonesia sendiri banyak sekali film yang tak kalah menarik yang bisa kita tonton untuk mengisi waktu luang atau sekedar untuk hiburan. Berikut adalah beberapa rekomendasi film untuk remaja : 

1. "Selesai"

Film "Selesai" menawarkan kisah plot konflik percintaan yang relate dengan kehidupan sehari-hari. Film "Selesai" mengambil latar belakang keluarga Broto (Gading Marteen) dan Ayu (Ariel Tatum), pasangan muda yang berjuang hidup di tengah kemelut pandemi COVID-19. Belum lagi, kebijakan lockdown yang diterapkan Pemerintah membuat kehidupan perekonomian mereka berada di ujung tanduk dan menimbulkan beragam konflik.

2. "Antares"

Film "Antares" sebenarnya merupakan adaptasi dari novel digital. Web series Indonesia terbaru ini berkisah tentang kisah cinta anak SMA, Zea (Beby Tsabina) dan Ares (Angga Yunanda). Bermula dari Zea yang ingin menyelidiki keterlibatan Ares akan penyebab kakaknya koma karena kecelakaan. Ares sendiri sebenarnya adalah ketua geng motor Calderioz. Hingga suatu ketika Zea menjadi murid baru salah satu SMA dimana Ares bersekolah. Ia kemudian mendekati Ares dengan maksud mengungkapkan apa yang menjadi pertanyaannya. Mula-mula Zea sangat membenci Ares dan hanya mendekati atas dasar sebuah misi tersebut. Namun kebencian Zea berubah menjadi sebuah cinta. 

3. "A Perfect Fit

Mau nonton film komedi romantis Indonesia terbaru 2021? "A Perfect Fit" mungkin bisa menjadi salah satu pilihan menarik buat kamu tonton nih. Film ini menyoroti kisah asmara Saski (Nadya Arina), seorang fashion designer yang tidak sengaja bertemu dengan seorang pengusaha sepatu bernama Rio (Refal Hady). Pertemuan tak disangka membuat Saski merasa dilema dengan rencana pernikahannya bersama Deni (Giorgino Abraham), seorang anak bangsawan di Bali yang sayangnya kerap bersifat kasar kepada dirinya. Berbanding terbalik dengan Deni, Rio adalah sosok pria yang sopan dan sangat menghormati perempuan.

4. "Karena Kamu Cuma Satu"

Film "Karena Kamu Cuma Satu" yang disutradarai oleh Indra Gunawan ini menampilkan akting Ayushita dan Kevin Ardilova. Film ini berkisah tentang mahasiswa tingkat akhir yang merupakan anak dari pemilik bus metromini. Ia terlibat cinta yang rumit dengan keponakan pengacara terkenal. Dua karakter utama ini pun berusaha mengembalikan cinta dan menyelesaikan permasalahan masing-masing. 

5. "Geez & Ann"

Diadaptasi dari novel populer berjudul yang sama karya Rintik Sedu, film ini mengisahkan perjalanan cinta sepasang kekasih dalam menemukan arti hidup dan komitmen. Semua bermula dari seorang gadis independen bernama Ann (Hanggini Purinda Retto) jatuh cinta dengan seorang pemuda misterius bernama Geez (Junior Roberts). Dari sanalah, mereka mulai didewasakan oleh situasi dan kondisi di sekitar mereka yang sarat akan konflik.

6. "Layla Majnun"

Layla Majnun' menampilkan premis ringan tentang kisah cinta yang terhalang oleh perjodohan dan ekspektasi dari orang-orang terdekat. Film ini mengisahkan Layla (Acha Septriasa) yang merupakan seorang guru pesantren. Ia diterima menjadi dosen tamu di universitas bonafit di Azerbaijan. Sebelum berangkat, teman Layla bernama Ibnu Salam (Baim Wong) yang merupakan calon bupati datang melamarnya karena sudah dijodohkan oleh pamannya. Layla terpaksa menerima perjodohan asal ia diizinkan pergi di Azerbaijan. Di sana, ia bertemu mahasiswa bernama Samir (Reza Rahadian) yang jatuh hati padanya.

7. "Sobat Ambyar"

Kenangan tentang almarhum Didi Kempot diabadikan dalam film "Sobat Ambyar" yang disutradarai langsung oleh musisi campursari ini. Film komedi terbaru ini menceritakan kisah cinta pemiliki kedai kopi, Jatmiko (Bhisma Mulia) yang bertemu seorang gadis bernama Saras (Denira Wiguna). Pertemuannya dengan Saras menjadi pengalaman jatuh cinta pertama bagi Jatmiko. Sayang, ia juga harus mengalami patah hati untuk pertama kalinya hingga hidupnya berantakan. Dengan slogan "Patah hati dijogeti", film ini tidak hanya mengajarkan penonton tentang move on, tapi juga mengingatkan bahwa patah hati adalah waktu untuk memperbaiki diri.


Comments